Ecoliteracy Studies IPEKA Plus BSD


INILAHCOM, Serpong - IPEKA Plus BSD di BSD City mengedepankan metode pembelajaran Ecoliteracy Studies. Itu konsep sekolah formal TK, SD, SMP dan SMA berwawasan lingkungan di atas bangunan 12.100M2 dengan tanah seluas 2hektare,
 
"Kami meyakini bahwa siswa akan belajar lebih optimal apabila diberikan pengalaman menggunakan pengetahuan secara langsung dalam bentuk proyek-proyek pembelajaran integratif yang berhubungan dengan pengetahuan tersebut, ujar Direktur Utama Operasional IPEKA Petroes S Soeryo berdasarkan keterangan tertulis, Minggu (13/09/2015).
 
IPEKA Plus BSD mengusung metode pembelajaran IPEKA Ecoliteracy Studies (IES), yakni menggunakan situs pembelajaran lingkungan alam di luar kelas. Tujuannya, siswa jadi memiliki wawasan dan tanggung jawab tinggi terhadap alam sekaligus mempraktekkan segala pengetahuan di kelas dalam bentuk proyek pembelajaran integratif antar disiplin ilmu di setiap situs pembelajaran Weather and Climate site, Agriscience, Water Conservation site, Renewable Energy site dan Recycle site.
 
"Konsep dasar dalam metode pembelajaran IES antara lain adalah hands on, dimana siswa menerapkan apa yang dipelajari di kelas secara multi disiplin ilmu dengan mengerjakan proyek disitus pembelajaran tersebut. Lalu, menerapkan integrated, karena proyek pembelajaran disetiap situs melibatkan lintas disiplin ilmu. Dan, yang terakhir adalah menarik, karena disediakan beragam situs pembelajaran yang menarik di luar kelas,"jelas Petrus.
 
Tak hanya mengusung konsep IES, IPEKA Plus BSD juga memiliki dua metode pembelajaran IPEKA Christian Education Curriculum (ICE Curriculum) dan IPEKA English Program (IEP).
 
"IPEKA selama ini telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai sekolah yang memiliki tradisi legacies (warisan) luhur yang antara lain berupa keunggulan akademis, keunggulan dalam pembinaan spiritual dan keunggulan dalam pendidikan karakter. Keunggulan itu bukan klaim dari kami tetapi terbukti dari para siswa yang berhasil dibina dan dididik di seluruh sekolah IPEKA hingga kemudian berhasil melahirkan siswa-siswi yang berprestasi baik ditingkat nasional maupun internasional," ungkap dia.

Terkait konsep berwawasan lingkungan, ia mengatakan pihaknya tidak mendesain gedung sekolah menjadi pondok rumah kayu, gedung sekolahnya modern namun memiliki situs pembelajaran alam menarik di halaman sekolah.

"Kami memberikan pendidikan berwawasan lingkungan bagi anak kota, yang biasanya terjebak dalam kecanggihan teknologi dengan upaya mendorong mereka untuk berinteraksi dengan alam melalui fasilitas yang kami sediakan. Keunggulan itulah yang membuat sekolah kami berbeda dengan sekolah alam yang umum dikenal di Indonesia," papar dia.

"Kami berharap para siswa kelak dapat dididik secara holistik dan integratif sehingga memiliki pengetahuan, ketrampilan, karakter yang baik serta menjadi pribadi yang mampu bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Pengalaman pendidikan yang berwasasan lingkungan tersebut juga diharapkan dapat membekali para siswa menjadi profesional atau wiraswasta yang memahami aspek-aspek penting alam yang dapat mereka kembangkan untuk karier mereka kelak,"imbuh dia. [aji]
 



Read More : Ecoliteracy Studies IPEKA Plus BSD.



0 komentar:

Posting Komentar